Tak senang diejek sebagai pria yang sering menikah, andi(33) menusuk yanto(23) temannya hingga tewas dipinggir Gang Tongkang, senen Jakarta Pusat. Minggu (13/11) pukul 14:30. Keduanya adalah pemulung yang tinggal dikawasan itu. Dari Informasi yang diperoleh malam sebelumnya andi dan yanto menenggak minuman keras bersama. Entah apa penyebabnya keduanya perang mulut.
“Warga dan teman-teman sesame pemulung lalu melerai pertengkaran mulut itu” ujar Didi salah seorang pemulung. Usai dilerai Andi dan Yanto kembali ke gubugnya masing – masing. Keesokan harinya, Andi menghampiri Yanto yang sedang membereskan barang – barang bekas dipinggir rel kereta api dekat gubugnya. Pertengkaran kembali terjadi sampai akhirnya Andi mencabut sebilah pisau dari balik bajunya dan menusukkannya ke tubuh Yanto sebanyak 12 kali. Yakni di dada, perut, dan lengan kanan. Yanto pun tewas seketika, sementara Andi melarikan diri.
Melihat kejadian itu belasan warga mengejar dan menangkap Andi. Pemulung itu babak belur dihajar warga dan kemudian diserahkan ke Polsoktro Senen. Bekas istri Andi, Tuti(30) yang juga pemulung dan tinggal didekat lokasi kejadian mengaku melihat pertengkaran itu. Hanya saja dia heran karena pada malam sebelumnya Andi dan Yanto tampak akrab.
Tuti mengaku bercerai dengan Andi lima tahun silam. Dia mengungkapkan perangai Andi yang Temperamental sering main tangan dan mabuk-mabukan membuatnya memilih bercerai. Setelah berpisah Adni menikah dengan Yanti. Sementara itu Andi yang masih meringkuk di tahanan Polsektro Senen mengatakan dirinya menusuk Yanto lantaran kesal diejek soal masalah pribadi. "Saya kesal karena dia (Yanto) mengejek saya yang menikah dua kali. Makanya saya emosi dan nekad membunuhnya"katanya.
Lelaki berkulit gelap itu menambahkan dirinya tidak berusaha melarikan diri setelah menusuk Yanto.”Saya bertanggung jawab atas perbuatan itu, makanya tidak melarikan diri. Saya melakukan itu karena tidak kuat menahan emosi setelah dihina Yanto” tambah Andi.

0 comments:
Post a Comment